MENGENAL TAFSIR LATA‘IF AL-ISHARAT KARYA AL-QUSHAYRI

(Kerangka Metodologis dan Kecenderungan Ideologis)

  • Kusroni Kusroni Sekolah Tinggi Agama Islam Al Fithrah, Surabaya

Abstract

Penafsiran al-Qur’a>n dari masa ke masa mengalami banyak perkembangan dan sekaligus mengalami pergeseran epistemologi. Jika di masa abad-abad awal (era formatif), karya tafsir al-Qur’a>n lebih menekankan pada aspek periwayatan atau yang dikenal dengan tafsir bi al-ma’thu>r, maka pada perkembangan berikutnya, abad pertengahan, sudah mulai banyak terjadi pergeseran, terutama dalam aspek kecenderungan ideologis, selain aspek metodologis tentunya. Salah satu kecenderungan yang muncul dan berkembang hingga kini, adalah kecenderungan sufistik. Model ini biasanya muncul dari mufasir yang memiliki latar belakang tasawuf, seperti al-Qushairi, Ibn Arabi, dan al-Tusta>ri, dan lain-lain. Tulisan ini berupaya mendiskusikan salah satu karya tafsir yang ditulis oleh al-Qushairi, yakni tafsir Lat}a>’if al-Isha>ra>t. Fokus tulisan ini adalah upaya menguak kerangka metodologis dan kecenderungan ideologis dari tafsir yang cukup popular ini.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Ayazi, Muhammad ‘Ali, al-Mufassirun Hayatuhum wa Manhajuhum, Teheran: Wizarah al-Thaqafah wa al-Irshad al-Islami,1994.
Mustaqim, Abdul, Pergeseran Epistemologi Tafsir, Jakarta: Pustaka Pelajar, 2008.
Qushairi (al), Abdul Karim bin Hawazin, Lata‘if al-Isharat, Beirut: Dar al-Kutub al-Ilmiyah, 2007.
________________________________________________, al-Risalah al-Qushayriyah fi ‘Ilmi al-Tasawwuf, Dar al-Khair,t.th.
Published
2020-03-28