SAKARATUL MAUT Dalam Perspektif Al-Qur’an Dan Dampak Positifnya

(Pendekatan Deskriptif-Analisis)

Authors

  • Abu Sari STAI AL FITHRAH SURABAYA

DOI:

https://doi.org/10.51498/putih.v5i1.66

Keywords:

sakaratul maut, naza’, perspektif al-Qur’an

Abstract

Sakaratul maut adalah istilah untuk menyebutkan penderitaan yang dialami setiap manusia ketika dicabut nyawanya. Pencabutan nyawa ini disebut dengan naza’. Mungkin saja ada orang beranggapan bahwa sulitnya seseorang ketika mengalami naza’ adalah pertanda ia mati dengan tidak baik. Dengan pendekatan deskriptif-analisis, penulis ingin mencoba mengumpulkan data-data terkait dan mengurainya untuk menemukan pemahamn yang utuh tentang sakaratul maut. Penelitian ini berkesimpulan, menurut mayoritas ulama penderitaan sakaratul maut berlaku untuk setiap manusia. Bahkan, terkadang Allah SWT sengaja mempersulit kematian seseorang untuk menaikkan derajatnya, atau untuk menghapus kesalahannya.Oleh karena itu, kesudahan seseorang, apakah baik atau buruk tidak bisa dinilai dengan penderitaan dan sulitnya seseorang ketika mengalami naza’. Sikap yang bijaksana tentu selalu berbaik sangka kepada setiap orang yang beriman, walaupun secara kasyaf mata kita pernah melihat ada orang yang sepertinya mengalami penderitaan menjelang ajalnya.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Abu Su’ud, Muhammad, Irshad al-‘Aql al-Salim Ila Mazaya al-Qur’an al-Karim, (Dar Ihya’ al-Turath Al-Arabi, tt.).

Ali al-Sabuni, Muhammad, Safwat al-Tafasir, (Al-Maktabat al-‘Asriyah, Beirut, Libanon, 1429 H/2008 M).

Asqalani (al), Ibnu Hajar,Fath al-Bari, (Dar al-Ma’rifah, Beirut, 1379 M).

Bukhari (al), Muhammad bin Isma’il,al-Jami’ al-Sahih, (Dar Ibni Kathir, Yamamah, Beirut, cet. 3, 1407 H/1987 M).

Ghazali (al), Muhammad Abu Hamid, Ihya’ Ulumiddin, (Darul Fikr, Beirut Libanon, 1415 H/1995 M).

Haqqi, Ismail,Ruh al-Bayan, (Dar Ihya’ al-Turath Al-‘Arabi).

Ibnu Kathir, Tafsir Ibni Kathir, (Dar al-Tayyibah, cet. II, 1420 H/1999 M).

Ibnu Majah, Sunan Ibni Majah, (Dar al-Kutub Al-Ilmiyah, Beirut, Libanon, cet.3, 2088 M).

Jazairi (al), Jabir Aisar al-Tafasir Li Kalam al‘Aliy al-Kabir, (Maktabah al-Ulum Wa al-Hikam, Al-Madinah al- Munawwarah, cet.5, 1424 H/2003 M).

Mubarakafuri (al), Muhammad Abdurrahman,Tuhfat al-Ahwadhi Bi Sharh Jami’ al-Tirmidhi, (Dar al-Kutub Al-Ilmiyah, Beirut).

Mubarakafuri (al), Ubaidillah, Mir’at al-Mafatih Sharah al-Misykat al-Masabih.

Munawwir, Ahmad Warson,Al-Munawwir, Kamus Arab – Indonesia, (Pustaka Progressif, cet.4, 1997 M).

Murtada, Muhammad, Taju al-‘Arus Min Jawahir al-Qamus, (Darul Hidayah).

Musthafa al-Khin, dkk, Al-Fiqh al-Manhaji, (Pt.Al-Wafa, Surabaya).

Nawawi al-Jawi, Muhammad bin Umar,Marah Labid Li Kashf al- Makna al-Qur’an al-Majid, (Dar al-Kutub Al-Ilmiyah, Beirut, Libanon, cet.4, 2008 M).

Qurtubi (al), Muhammad, al-Tadhkirah Fi Ahwal al-Mauta Wa Umur al-Akhirah, (Dar al-Fikr, Beirut Libanon, 1410 H/1990 M).

Razi (al), Fakhruddin Mafatih al-Ghayb, (Dar al-Kutub Al-Ilmiyah, Beirut, Libanon, cet.I, 1421 H/2000 M).

Siddiqi (al), Muhammad, Dalil al-Falihin Li Thuruqi Riyad al-Salihin, (Dar al-Kutub Al-Ilmiyah, Beirut, Libanon, 1421 H/2000 M).

Sharbini (al), Muhammad, al-Siraj al-Munir, (Dar al-Kutub Al-Ilmiyah, Beirut).

Shingqiti (al), Muhammad Amin,Adwa’ al-Bayan Fi Idah al-Qur’an Bi al-Qur’an, (Darukl Fikr, Beirut, Libanon, 1415 H/1995 M).

Suyuti (al), Jalaluddin Sharh al-Sudur Bi Sharh Hal al-Mauta Wa al-Qubur, (Darul Ma’rifah, 1417 H/1996 M).

Tahir bin ‘Ashur, Muhammad, al-Tahrir Wa al-Tanwir, (Darus Sahnun, 1997 M).

Tim Kodifikasi Santri Lirboyo, Buah Pikiran Untuk Umat, Telaah Fiqh Holistik, (Pt. Kasturi, Kodifikasi Santri Lirboyo 2008, cet. I, 1429 H/2008 M).

Umar bin Ali, Al-Lubab Fi Ulum Al-Kitab, (Dar al-Kutub Al-Ilmiyah, Beirut, Libanon, cet.I, 1419 H/1998 M).

Zabidi (al), Muhammad, Ittihaf Sadat al-Muttaq?n Bi Syarhi Ihya’ Ululmiddin, (Darul Fikr).

Published

2020-03-31

How to Cite

Sari, A. (2020). SAKARATUL MAUT Dalam Perspektif Al-Qur’an Dan Dampak Positifnya: (Pendekatan Deskriptif-Analisis). PUTIH: Jurnal Pengetahuan Tentang Ilmu Dan Hikmah, 5(1), 160–185. https://doi.org/10.51498/putih.v5i1.66